Hal menyedihkan
dalam hidup adalah gak bisa balik ke masa dimana kita melakukan kesalahan yang
sudah menenggelamkan kita dalam jurang yang paling dalam. Itu menyebabkan kita
merasa terjebak dan gak bisa bangkit meraih impian yang pernah kita tanamkan dalam
hati kita. Terlebih saat kita gak bisa ketawa seperti sedia kala. Karna satu
hal. Kesalahan. Tapi pasti akan sangat terdengar egois kalau aku bilang itu
bukan sebuah kesalahan. Tetapi jebakan. Bukannya bermaksud berdalih mengikis
kesalahan yang muncul tersebut dari dalam diri. Tapi jika itu memang adalah hal
yang sangat akan membuat mu terluka bukan karna keinginanmu, ah, hidup siapa
yang tau akan akhirnya? Jalan yang kita jalani saat ini adalah jalan yang harus
kita tempuh dan hadapi sebagaimanapun beratnya. Kesalahan dimasa lalu gak akan
pernah bisa kita hapus bagaimanapun caranya. Kita hanya bisa memperbaikinya di
masa sekarang iniiii. Merubah sikap, tindakan dan yang terpenting adalah
merubah pola pikir kita yang cenderung sangat terkungkung dengan kesalahan di
masa lalu tersebut. Itu menyebabkan kita sangat susah untuk bangkit dan berdiri
apalagi untuk meraih impian kita. Masa lalu biarlah masa lalu (katanya Inul
Daratista). Ah, lebih menarik lagi kalau kupikir lirik lagunya Ayu Tingting
“yang sudah, sudah sudahlah”. Bagaimanapun gak acci frustasi. Apa kita dangdutan
aja kali ya biar bisa lupa semua kesalahan di masa lalu yang mencegat impian
itu. Kudengar, dangdutan memang bisa ngilangin rasa bersalah kita, bisa membuat
kita lupa akan semua masalah hidup yang sedang mengikat darah dan tubuh kita.
Tarok aja kamu tahan dangdutan sampai satu harian, eh, besoknya apes ternyata
masalah kamu gak pergi kemana- mana, alias gak tuntas. Kesalahan kamu itu gak
ada yang bisa nebus dengar bayaran tunai. Gak lucu juga ya. Dangdut bullshit.
Ah, sepertinya aku jadi ikutan kesal sama yang namanya lagu dangdut. Sepertinya
juga aku gak tau kemana arah pembicaraan ini. Ngeyel buat aku nelangsa. Wow…!
Kesalahan
terbesar apapun yang pernah kamu lalui atau yang pernah terjadi dalam hidupmu
dimasa silam tidak pantas menghentikan langkahmu dalam meraih cita- cita.
Sekarang semua benda yang udah rusak bisa diperbaiki separah apapun kondisi
barang- barang tersebut. Apalagi masa depan yang kamu pikir sempat hancur lebur
itu. Tidak, dia belum menjadi keping- kepingan. Dia hanya tertimbun debu rasa
bersalah yang sangat tebal. Masalahnya, gak seorangpun yang bisa menyingkirkan
debu- debu tersebut kecuali kamu sendiri. Karna hanya kamu yang tau dimana
letak kunci kekuatan kamu tersebut. Ayo ambil itu! Tidak pantas mereka
menimbuni cita- citamu. Yang bisa melakukan itu adalah semangatmu yang akan
bangkit sepuluh kali lebih kuat untuk memperbaiki kesalahan tersebut.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar